BPBD Bojonegoro Siaga Kekeringan, Bantuan Air Bersih untuk Warga 100 Persen Gratis

 

BPBD Bojonegoro Siaga Kekeringan, Bantuan Air Bersih untuk Warga 100 Persen Gratis




BOJONEGORO – Pemerintah Kabupaten Bojonegoro melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) terus meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi dampak kekeringan. Salah satu langkah yang dilakukan adalah menyalurkan bantuan air bersih kepada masyarakat di wilayah yang mengalami kekurangan pasokan air.

Berdasarkan informasi BPBD Bojonegoro dalam pamflet “Waspada Kekeringan”, bantuan air bersih diberikan melalui mekanisme yang terkoordinasi, mulai dari pengajuan pemerintah desa hingga distribusi menggunakan armada tangki ke lokasi terdampak.

Pemerintah desa yang wilayahnya mengalami kekeringan dapat mengajukan surat permohonan bantuan kepada Bupati Bojonegoro melalui Camat dengan tembusan BPBD Bojonegoro. Pengajuan tersebut dilengkapi data jumlah jiwa dan kepala keluarga yang terdampak serta lokasi titik distribusi air, meliputi dusun, RT dan RW.

Setelah surat diterima, BPBD Bojonegoro melakukan penjadwalan penyaluran bantuan. Pemerintah desa juga perlu menyiapkan tempat penampungan air, seperti tandon desa, bak komunal maupun kolam terpal yang dipastikan dalam kondisi bersih dan siap sebelum armada tangki tiba.

Selanjutnya, BPBD mengirimkan air bersih menuju titik yang telah ditentukan. Pemerintah desa turut mendampingi armada tangki sekaligus mengarahkan proses distribusi agar bantuan dapat diterima masyarakat secara tertib dan merata.

BPBD juga mengingatkan pentingnya efektivitas waktu dalam proses distribusi. Titik penampungan diharapkan dapat ditempatkan secara berdekatan sehingga armada tangki tidak harus berpindah-pindah terlalu jauh saat membagikan air.

Yang perlu diketahui masyarakat, seluruh bantuan air bersih dari Pemerintah Kabupaten Bojonegoro melalui BPBD diberikan 100 persen gratis dan tidak dipungut biaya apa pun.

Menanggapi langkah tersebut, Sekretaris KAUJE Korda Bojonegoro, Adib N, mengapresiasi peran pemerintah daerah dalam membantu masyarakat, khususnya mereka yang terdampak kekeringan.

“Pemerintah Kabupaten Bojonegoro terus berperan aktif, baik berkolaborasi maupun bersinergi dengan masyarakat. Ini merupakan langkah yang sangat penting agar kebutuhan dasar masyarakat, khususnya air bersih, tetap dapat terpenuhi,” ujar Adib N.

Ia berharap sinergi pemerintah, pemerintah desa, BPBD dan masyarakat terus diperkuat sehingga penanganan kekeringan dapat berlangsung cepat dan tepat sasaran.

“Semoga kekeringan segera teratasi dan kondisi masyarakat kembali normal,” pungkasnya.

Minggu 4 Oktober 2026. 

Program distribusi air bersih tersebut sekaligus menjadi bagian dari upaya bersama membangun ketangguhan masyarakat menghadapi musim kering. Air bersih untuk kehidupan yang lebih baik.



Komentar

Postingan populer dari blog ini

SMA Negeri 1 Kalitidu Sampaikan Duka Cita atas Wafatnya Alvanno Setya Rizky Dinata

ISNU PAC Kalitidu Siap Gelar Pelatihan Pembuatan Sosis Bahan Ikan

Direktur RSM NU Muna Anggita Ucapkan Selamat Atas kesuksesan PC Fatayat NU Bojonegoro Gelar Konfercab