Senin, 03 April 2017

Sejarah Bojonegoro

Asal Usul dan Sejarah Bojonegoro

Kabupaten bojonegoro adalah kota di provinsi jawa timur. Kabupaten bojonegoro ini disebelah utara berbatasan dengan kabupaten tuban, disebelah timur berbatasan dengan kabupaten lamongan, untuk kabupaten ngajuk, madiun dan kabupaten ngawi adalah perbatasan sebelah selatan sedangkan kabupaten blora merupakan perbatasan sebelah barat. Kota bojonegoro terletak di jalur surabaya – cepu – semarang. kota ini merupakan jalur lintasan kereta api. Di kabupaten bojonegoro ini mengalir sungai bengawan solo yang menuju kearah utara. Dan bagian utara bojonegoro terbilang area yang yang sangat subur karena aliran dari sungai bengawan solo sehingga tanah diwilayah ini sangat cocok untuk pertanian. Sebelah selatan bojonegoro merupakan pengunungan kapur bagian dari pegunungan kendeng.

Asal mula bojonegoro

Pada tahun 910M dimana maha raja balitung menguasai jawa tengah dan jawa timur kota bojonegoro belum ada yang menempati. pada masa itu hanyalah hutan luas yang diberi nama “ alas tuo “ atau hutan tua yang dihimpit oleh pengunungan kapur diselatannya dan sungai bengawan solo mengalir melewati sebelah utaranya. Pada tahun 1000M barulah hutan luas itu ditempati oleh masyarakat imigran dari jawa tengah. Mulai banyak orang – orang yang mendirikan desa disekitas alas tuo. Ada desa gadung, desa dander dan sebagainya. Para imigran yang mendirikan desa – desa itu membuat berdasarkan hubungan keluarga. Ditiap masyarakat tersebut terdapat kepala desa. Dan kemudian kepala desa menguasai dukuh randu gempol. Kepala desa itu bernama ki rahadi. Dukuh randu gempol mulai dimasuki oleh kebudayaan hindu dan kebudayaan itu diterima oleh ki rahadi. Maka dari itu pemerataan dukuh randu gempol berdasarkan kebudayaan yang telah diterima kepala desa. Setelah adanya pemerataan kebudayaan nama ki rahadi diubah menjadi rakai purnawakilan. Dukuh randu gempok diubah menjadi kerajaan hurandhu Purwo ( saat ini tempat plesungan kapas ) . kerajaan dipimpin oleh raja rakai purnawakilan yang memiliki aliran syiwa dan kemudia beliau memerintahkan untuk memeprluas kerajaan dari gunut pegat hutan babatan ( sekarang babat ) sampai purwosari cepu dan jatirogo tuban hingga layaknya benteng pertahanan kerajaan, pusat kerajaan hurandhu purwo berlokasi di daerah kedaton ( daerah kapas saat ini ).
Jalan gajah mada, diponegoro, kartini, AKBP M. Suroko hingga jalan jaksa agung suprapto daluhunya pada masa kerajaan hurandhu masih berupa sungai besar bengawan solo. Pada jaman dahulu bengawan solo merupakan lokasi perdagangan. Didesa padang dan sumberarum sekarang, dahulu merupakan tempat berburu raja. Berjalannya waktu sampai kerajaan hurarandhu purwo mengalami kemusnahan bersamaan dengan hilangnya raja secara turun temurun.
Diawal abad ke 19, indonesia berada dibawah kekuasaan pemerintahaan belanda dan tahun 1824 ada 3 daerah disekitar bojonegoro yang belum andil dalam pemerintaahan belanda. Adapun daerah itu antara lain :
1. Kabupaten mojoranu ( dander )
2. Kabupaten padangan ( desa pasinan )
3. Kabupaten baurno ( desa kauman )
Ketiga daerah tersebut berada dibawah naungan atau pengawasan pemerintaahan kabupaten madiun yang dipimpin oleh bupati R. T Ronggo yang mewakili kerajaan mataram jawa tengah.  Kemudian suatu hari pemerintah belanda datang ke kerajaan mataram untuk membicarakan keinginan pemerintah belanda  untuk menyatukan ketiga daerah tersebut dan membentuk suatu kabupaten yang akan diikutkan dalam wilayah pemerintahan belanda. Dan kemudian ketiga bupati daerah diatas diajak bermusyawarah kedaerah padangan, namun bupati daerah mojoranu tidak hadir dipastikan karena alasan tidak setuju atas penggabungan ketiga kabupaten tersebut. Akhirnya pemerintah belanda gagal dalam melakukan penggabungan 3 daerah. Pemerintah belanda memasang  rambu – rambu di wilayah mojoranu dan membuat wilayah tandingan yang diberi nama kabupaten rajekwesi. Pemerintah belanja mengangkat bupati probolinggo sebagai bupati sementara rajekwesi. Pusat kabupaten rajekwesi berlokasi di ngumpak dalem. Pada masa pemerintahan bupati probolinggo rajekwesi tidak sesuai dengan yang diinginkan pemerintahan belanda. Maka dari itu pemerintah belanda menggati bupati rajekwesi dengan anak dari bupati probolinggo. Pada masa itu pemerintah belanda tidak pernah menganggap kabupaten mjonaru ada. Kemudian bupati mojoranu mengadakan hubungan dengan pangeran diponegoro. Dan mulai dari sini perlawanan dimulai antara rajekwesi dengan mojoranu. Pemerintah belanda mengetahui kabupaten mojoranu bersatu dengan kerajaan mataram sehingga bupati rajekwesi memenjarakan putri patih demang bupati mojoranu. Dan kemudian terladilah perlawanan kecil antara mojoranu dan rajekwesi. Setelah putra demang mengirim pasukan dari mataram ke rajekwesi. Saat terjadi peperangan kecil patih demangan gugur dan 40 pasukan dari mataram ditawan kemudian putra beliasu dipenjarakan bersama putri pateh demang yang tak salah adiknya sendiri. kemudian mereka berdua merencanakan pembentrokan setelah mereka akan dilepaskan dari penjara dan peperangan terjadi lagi hingga rajekwesi hancur.
Pemerintah belanda tak kunjung menyerah. Mereka mebuat pos – pos markar didaerah yang masih mereka kuasai yaitu rembang, blora, bancar, jatirogo, planturan, babat dan kapas. Bupati rajekwesi melarikan diri ke daerah sedayu meminta bantuan bupati sedayu dan bupati sedayu telah menyiapakan bala tentara untuk membantunya melawan pasukan mojoranu. Dan pada akhirnya mojoranu melemah pada tahun 1828 putra pateh demang bupati mojoranu menyerahkan diri kepada belanda. Dan kemudian belanda mengadakan pesta kemenangan melawan mojoranu dan menjadikan putra bupati probolinggo  R. T Joyonegoro sebagai bupati bojonegoro dan kerajaan rajekwesi sebagai kabupaten bojonegoro. Nama bojonegoro diambil dari BOJO yang berarti bersenang – senang dan NEGORO yang berarti negara. Berkembang juga cerita bahwa Bojonegoro diambil dari kata BOJON yang atinya SUGU atau tanah yang diberikan untuk negara.
demikian sedikit ulasan singkat mengenai bojonegoro dan asal mula bojonegoro. Semoga selalu gemar membaca dan menulis untuk menambah wawasan. Selamat beraktivitas.
By : Juwita


EmoticonEmoticon