Kamis, 23 Maret 2017

DAUR ULANG LIMBAH KRESEK



KERAJINAN DARI PLASTIK  DI BOJONEGORO

Kerajinan dengan bahan plastik sekarang semakin berkembang pesat dan banyak peminat. Rangkaian bunga yang terbuat dari plastik tampak menarik dan diminati banyak orang. Salah satu kota yang warganya dapat memnfaatkan plastik menjadi barang berharga adalah kota Bojonegoro

OLAHAN LIMBAH KRESEK

Ada beberapa macam jenis olahan kerajian dengan bahan kresek. Bahan ini memang sekilas tampak tidak bermanfaat dan tergolong sampah yang sangat dibenci oleh masyarakat. 

Namun siapa sangka jika dengan bahan tersebut dapat diubah menjadi sebuah kerajian yang sangat indah dan mendatangkan rupiah. 

Seperti yang dilakukan oleh salah satu warga bojonegoro ini. Beliau bernama ekorini kusumaningtyas atau biasa disapa bu eko. Beliau adalah salah satu warga kretif di Bojonegoro yang mempunyai keahlian mengolah kresek menjadi kerajianan yang sangat menarik. 

Bunga dari kresek yang dibuat olehnya sangat indah. Beberpa kali beliau memenangkan lomba merangkai bunga yang diadakan dalam event propinsi maupun nasional. 

Bahkan hasil karya bunga kresek buatan beliau juga sudah dikirim keluar negeri. Tidak menyangka bukan, bahan yang dianggap tidak berguna dan dianggap sebagai sampah bisa mendatangkan keuntungan yang luar biasa. 

Oalahan limbah kresek menjadi bunga ini prosesnya tak serumit bayangan kita. Asal tekun dan rajin belajat, olahan limbah kresek menjadi bunga atau kerjinan lain dapat diwujudkan.

DAUR ULANG LIMBAH PLASTIK MENJADI KERAJINAN

Daur ulang limbah plastik menjadi kerajinan sudah ditekuni oleh bu eko sejak beberap tahun yang lalu. Beliau juga menerima peserta didik yang berniat u tuk belajar kerajinan tangan atau  ingin belajar daur ulang limbah plastik menjadi kerajian. Peserta yang ingin mendalami materi dapat langsung berkunjung ke rumah beliau yang berada di Bojonegoro tepatnya di Perumda Bojonegoro nama bu ekorini di bojonegoro sudah tidak asing lagi. Dikota kecil ini beliau merupakan salah satu orang yang aktif dan kreatif. 

Usaha beliau dibidang jasa pembuatan hantaran pernikahan membuat beliau semakin banyak dikenal berawal dari tantangan membuat hantaran dari saudara yang akan menikah, kini usaha beliau dikenal masyarakat luas.
Banyak peserta didik yang lahir dari LKP Dea yang beliau pimpin. Keahlian membuat kerajian tangan inilah yang membuat beliau mulai menekuni dunia kerajinan tangan.

Daur ulang limbah plastik menjadi kerajinan yang beliau hasilkan sangat unik dan menarik. Siapapun tak akan menyangka kalau bahan yang digunakan berasal dari limbah plastik yang akan tanpil mempesona dan mempercantik ruangan. Harga yang dipasang pun berfariasi. 

Beberapa peserta didik yang berasal dari LKP yang beliau pimpin juga mulai menunjukkan bakat masing-masing. Peserat dapat belajar berbagai ketrampilan mulai membuat hantaran dan olahan daur ulang limbah kresek menjadi kerajinan. 

LKP yang beliau pimpin ini akan mengarahkan anak didiknya agar terus maju dan berkembang. Berbagai ujian resmi dapat diikuti di LKP. Hal inilah salah satu keunggulan LKP DEA yang saat ini beliau pimpin.
Hubungan antar peseta didik pun cukup akrab. Tak jarang para peserta berkumpul untuk belajar bersama dan saling tukar pengalaman masing-masing dalam hal kertampilan. 

Daur ulang limbah kresek yang disampaikan oleh bu Ekorini dapata dikembangkan menjadi kerajian yang lain. Jadi tidak cukup menjadi rangkaian bungan saja. Assesoris pun dapat dibuat dengan bahan daur ulang limbah kresek tersebut.

Kepiawaian tangan bu Ekorini dalam mengolah bahan ini patut diajungi jempol. Beberapa lembaga pemerintah juga sering mendaulat beliau utnuk menjadi pemateri dalam acara resmi instansi pemerintah. Baik itu tingakat kecamatan, propinsi maupun nasional. 

Karena sosok yang ramah dan sabar dalam mendidik dan menyampaiakan materi maka peserta didik merasa nyaman dalam menerima materi yang beliau sampaiakn. Hasilnya semua peseta yang mengikuti pelatihan yang beliau ajarkan dapat praktek dengan baik dan dapat mengaplikasikan ilmu yang didapatkan.
Daur ulang limbah kresek ini kini semakin dikenal oleh masyarakat dan banyak yang ingin menekuni dan belajar. 

Siapa sangak dari hal yang terlihat sampah dan tidak menarik dapat di sulap menjadi kreasi yang menarik dan menghasilkan rupaih yang cukup memuaskan. 

Dan yang terpenting dapat digunakan sebagai salah satu sumber penghasilan dalam keluarga.
Untuk itu janganlah malas untuk selalu belajar dan terus belajar. Jangan menganggap sampah yang tidak berguna hanya sebatas sampah. Lihatlah keunikan dan kaji kreatifitas yang tiada batas.
Hingga akhirnya dapat menghasilkan rupiah yang tanpa batas dari daur ulang sebuah sampah.




EmoticonEmoticon